Tips Mudah Membuat Buku Anak

Buku adalah sumber ilmu. Buku merupakan kacamata sekaligus teropong yang dapat membantu kita untuk melihat seluruh dunia, begitulah kira-kira. Tanpa dijelaskan, tentu kalian sudah sangat mengerti arti dari peribahasa tersebut. Namun, belum semua orang menyadari akan pentingnya buku, terutama bagi mereka yang sudah tidak lagi berkecimpung dalam dunia akademik.

Salah satu faktor penyebab rendahnya kesadaran akan literasi adalah karena tidak terbiasa. Membaca akan terasa sangat membosankan bagi orang-orang yang tidak dekat dengan buku. Oleh sebab itu, seharusnya kesadaran akan pentingnya membaca buku ditanamkan sejak berusia anak-anak. Itulah salah satu peran dari keberadaan buku anak.

Membiasakan anak-anak untuk bersahabat dengan buku tidaklah mudah. Diperlukan strategi yang sekiranya dapat menarik perhatian mereka pada buku anak. Tentunya buku yang dikenalkan pada anak-anak berbeda dengan buku akademik. Jangan dulu mengajari anak tentang materi, tapi perkenalkan dulu dengan lingkungan yang biasa mereka temui sehari-hari. Dengan begitu, anak-anak akan mulai tertarik dengan buku karena ‘menceritakan dunianya’. Jika terus dibiasakan, perlahan mereka akan mulai mencintai buku.

Saat membuat buku anak yang berisi tentang dunia mereka, misalnya untuk anak usia TK, satu kunci penting yang tidak dapat diabaikan adalah objek atau karakter. Selanjutnya, objek atau karakter tersebut perlu dikembangkan dengan kreativitas penyusun buku. Mengapa karakter? Hal tersebut dikarenakan anak akan lebih mudah dalam memahaminya. Berikan saja satu atau dua kata, misalnya nama dari gambar tersebut. Ada setidaknya tiga tips mudah untuk kalian yang ingin membuat buku anak, baik untuk pribadi maupun umum.

  1. Buatlah Ilustrasi Hewan atau Tumbuhan yang Dapat Mereka Lihat Secara Nyata dalam Kehidupan Sehari-hari

Agar mempermudah dalam mengenalkan anak dengan buku, isilah buku anak dengan objek yang gampang mereka temui sehari-hari seperti hewan dan tumbuhan. Contohnya gambar kucing, kelinci, bunga hias, dan lain-lain.

Saat melihat gambar kucing di buku, otak anak akan mengorelasikan dengan apa yang pernah mereka lihat. Anak dapat berpikir, Oh iya, ini seperti punya saya, atau, Oh ini seperti yang biasa jalan-jalan di depan rumah. Jika anak sudah mulai memahami bahwa buku tersebut berisi tentang sesuatu yang nyata dan mereka kenal, selanjutnya mereka akan terpancing mencari sesuatu yang lain dalam buku tersebut.  

  • Buatlah Kesan Ceria pada Gambar

Salah satu aspek yang tidak dapat diabaikan dalam menghadapi anak-anak adalah ekspresi atas emosi. Dapatkan rasa ketertarikan mereka dengan menyuguhkan sesuatu yang unik dan ceria. Dalam buku anak, kalian harus mampu membuat gambar sederhana yang ekspresif.

Contohnya adalah gambar bunga matahari di mana bagian tengah bunga tersebut terdapat gambar wajah. Buatlah seolah-olah bunga matahari tersebut sedang tersenyum pada anak. Buatlah seolah-olah bunga matahari berkomunikasi dengan anak. Cara tersebut sedikit banyak dapat membantu mengikat emosi mereka agar menyatu dengan apa yang tengah dilihat.

  • Buatlah Gambar Tanpa Warna

Selain objek yang erat dengan keseharian anak, kalian dapat membuat objek tanpa warna alias hitam putih. Gambarkan melalui garis saja. Cara ini dapat digunakan untuk melatih kreativitas anak. Selain untuk dikenalkan, objek dalam buku anak tersebut juga dapat digunakan untuk latihan mewarnai. Dengan begitu, anak akan mendapat beberapa manfaat melalui satu buah buku. Pertama, anak akan mengenal objek sekitar. Kedua, anak dapat belajar mewarna. Ketiga, anak perlahan akan mencintai buku.

Tips Mudah Membuat Buku Anak

Buku adalah sumber ilmu. Buku merupakan kacamata sekaligus teropong yang dapat membantu kita untuk melihat seluruh dunia, begitulah kira-kira. Tanpa dijelaskan, tentu kalian sudah sangat mengerti arti dari peribahasa tersebut. Namun, belum semua orang menyadari akan pentingnya buku, terutama bagi mereka yang sudah tidak lagi berkecimpung dalam dunia akademik.

Salah satu faktor penyebab rendahnya kesadaran akan literasi adalah karena tidak terbiasa. Membaca akan terasa sangat membosankan bagi orang-orang yang tidak dekat dengan buku. Oleh sebab itu, seharusnya kesadaran akan pentingnya membaca buku ditanamkan sejak berusia anak-anak. Itulah salah satu peran dari keberadaan buku anak.

Membiasakan anak-anak untuk bersahabat dengan buku tidaklah mudah. Diperlukan strategi yang sekiranya dapat menarik perhatian mereka pada buku anak. Tentunya buku yang dikenalkan pada anak-anak berbeda dengan buku akademik. Jangan dulu mengajari anak tentang materi, tapi perkenalkan dulu dengan lingkungan yang biasa mereka temui sehari-hari. Dengan begitu, anak-anak akan mulai tertarik dengan buku karena ‘menceritakan dunianya’. Jika terus dibiasakan, perlahan mereka akan mulai mencintai buku.

Saat membuat buku anak yang berisi tentang dunia mereka, misalnya untuk anak usia TK, satu kunci penting yang tidak dapat diabaikan adalah objek atau karakter. Selanjutnya, objek atau karakter tersebut perlu dikembangkan dengan kreativitas penyusun buku. Mengapa karakter? Hal tersebut dikarenakan anak akan lebih mudah dalam memahaminya. Berikan saja satu atau dua kata, misalnya nama dari gambar tersebut. Ada setidaknya tiga tips mudah untuk kalian yang ingin membuat buku anak, baik untuk pribadi maupun umum.

  1. Buatlah Ilustrasi Hewan atau Tumbuhan yang Dapat Mereka Lihat Secara Nyata dalam Kehidupan Sehari-hari

Agar mempermudah dalam mengenalkan anak dengan buku, isilah buku anak dengan objek yang gampang mereka temui sehari-hari seperti hewan dan tumbuhan. Contohnya gambar kucing, kelinci, bunga hias, dan lain-lain.

Saat melihat gambar kucing di buku, otak anak akan mengorelasikan dengan apa yang pernah mereka lihat. Anak dapat berpikir, Oh iya, ini seperti punya saya, atau, Oh ini seperti yang biasa jalan-jalan di depan rumah. Jika anak sudah mulai memahami bahwa buku tersebut berisi tentang sesuatu yang nyata dan mereka kenal, selanjutnya mereka akan terpancing mencari sesuatu yang lain dalam buku tersebut.  

  • Buatlah Kesan Ceria pada Gambar

Salah satu aspek yang tidak dapat diabaikan dalam menghadapi anak-anak adalah ekspresi atas emosi. Dapatkan rasa ketertarikan mereka dengan menyuguhkan sesuatu yang unik dan ceria. Dalam buku anak, kalian harus mampu membuat gambar sederhana yang ekspresif.

Contohnya adalah gambar bunga matahari di mana bagian tengah bunga tersebut terdapat gambar wajah. Buatlah seolah-olah bunga matahari tersebut sedang tersenyum pada anak. Buatlah seolah-olah bunga matahari berkomunikasi dengan anak. Cara tersebut sedikit banyak dapat membantu mengikat emosi mereka agar menyatu dengan apa yang tengah dilihat.

  • Buatlah Gambar Tanpa Warna

Selain objek yang erat dengan keseharian anak, kalian dapat membuat objek tanpa warna alias hitam putih. Gambarkan melalui garis saja. Cara ini dapat digunakan untuk melatih kreativitas anak. Selain untuk dikenalkan, objek dalam buku anak tersebut juga dapat digunakan untuk latihan mewarnai. Dengan begitu, anak akan mendapat beberapa manfaat melalui satu buah buku. Pertama, anak akan mengenal objek sekitar. Kedua, anak dapat belajar mewarna. Ketiga, anak perlahan akan mencintai buku.

Leave a Comment