WERENG PUCUK METE DI EKOSISTEM LAHAN KERING PULAU LOMBOK

Buku ini mengulas secara komprehensif tentang wereng pucuk mete (WPM) sebagai hama utama tanaman jambu mete di lahan kering Pulau Lombok. Disusun berdasarkan hasil riset lapangan dan studi taksonomi sejak tahun 1999, buku ini mengangkat dinamika populasi, identifikasi spesies, hingga strategi pengendalian hayati terhadap WPM. Penulis mengidentifikasi bahwa empat spesies wereng pucuk mete (WPM) yang khas, yaitu Sanurus indecora, Sanurus flavovenosus, Lawana candida, dan Siphanta acuta, hidup dalam satu komunitas di relung ekologi pucuk mete. Di antara spesies tersebut, S. indecora dan S. flavovenosus merupakan hama yang paling merusak dan dominan di Pulau Lombok.
Buku ini juga menjelaskan tentang:
·       Morfologi, daur hidup, dan perilaku wereng pucuk mete (WPM)
·       Keragaman tanaman inang alternatif
·       Gejala serangan dan dampaknya terhadap produktivitas jambu mete
·       Kehadiran dan peran musuh alami seperti parasitoid, predator (laba-laba, semut rangrang, belalang sembah), dan patogen serangga dalam pengendalian alami populasi WPM
Melalui pendekatan ekologi dan entomologi, buku ini menjadi referensi penting bagi akademisi, praktisi pertanian, pengambil kebijakan, serta masyarakat umum yang berkecimpung dalam pengelolaan lahan kering dan komoditas jambu mete.

WERENG PUCUK METE DI EKOSISTEM LAHAN KERING PULAU LOMBOK
Penulis: Prof. Dr. Ir. Bambang Supenio, MP.
Editor : Maharani Dewi, M. Hum
Layout: Pradina Anugrah Anggraeni
Cover : Pradina Anugrah Anggraeni
Diterbitkan dan Dicetak Oleh: Cipta Media Nusantara (CMN), 2025
Anggota IKAPI: 270/JTI/2021
ISBN :
xii + 108 Halaman, 15,5 cm x 23 cm
Terbit Pertama Agustus 2025

Harga: Rp75.000

Buku ini bisa di beli melalui link: Shopee  &  Tokopedia

Cek buku terbit lainnya di: https://ciptapublishing.id/buku-terbit-2/

Leave a Comment