By Mohammad Afif Saerofi
Pernah membeli buku baru padahal buku yang sedang dibaca belum selesai? Awalnya hanya ingin membeli satu, tetapi akhirnya membawa pulang beberapa buku sekaligus. Sementara itu, buku-buku sebelumnya masih menunggu giliran di rak.
Memiliki banyak buku tentu bukan masalah. Namun, jika buku terus bertambah sementara kebiasaan membaca tidak ikut berkembang, koleksi bisa berubah menjadi tumpukan buku yang belum tersentuh.
Lalu, bagaimana cara mengatasinya?
- Jangan Takut Menunda Membeli Buku
Saat menemukan buku yang menarik, tidak harus langsung checkout. Masukkan terlebih dahulu ke wishlist.
Berikan waktu beberapa hari. Jika setelah itu kamu masih tertarik dan memang punya rencana membacanya, barulah pertimbangkan untuk membeli.
Cara ini juga bisa membantu membedakan antara benar-benar ingin membaca dan sekadar tertarik karena melihat buku tersebut sedang populer.
- Selesaikan Satu Buku Terlebih Dahulu
Coba buat aturan sederhana: satu buku selesai sebelum membeli buku berikutnya.
Tidak harus selalu diterapkan secara ketat. Namun, aturan ini bisa membantu mengurangi kebiasaan berpindah-pindah buku tanpa menyelesaikan satu pun.
Penelitian tentang kebiasaan membaca menunjukkan bahwa aktivitas membaca yang dilakukan secara rutin berkaitan dengan minat dan motivasi membaca.

- Pilih Buku yang Benar-Benar Kamu Sukai
Kadang masalahnya bukan karena malas membaca, tetapi karena buku yang dipilih memang tidak sesuai minat.
Kalau sebuah buku membuatmu sulit bertahan beberapa halaman, coba evaluasi kembali. Topiknya mungkin terlalu berat, gaya penulisannya kurang cocok, atau memang bukan bacaan yang sedang kamu butuhkan.
Memilih bacaan yang sesuai minat dapat membantu membuat aktivitas membaca terasa lebih menyenangkan.
- Buat Target yang Ringan
Tidak perlu menargetkan satu buku selesai dalam sehari.
Cukup tentukan target seperti:
- 10 halaman sehari
- 15 menit setiap malam
- 1 bab setiap dua hari
Target kecil lebih mudah dimasukkan ke dalam rutinitas. Penelitian mengenai kebiasaan membaca juga menunjukkan bahwa konsistensi menjadi bagian penting dalam membangun aktivitas membaca.
- Pisahkan Buku “Ingin Dibaca” dan “Sedang Dibaca”
Kalau punya banyak buku, buat dua daftar sederhana:
Sedang Dibaca: maksimal 1–2 buku.
Ingin Dibaca: semua buku yang menunggu giliran.
Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati koleksi buku tanpa merasa harus membaca semuanya sekaligus.
- Tidak Harus Menyelesaikan Semua Buku
Ini mungkin terdengar aneh, tetapi tidak semua buku harus ditamatkan.
Jika setelah membaca beberapa bab kamu merasa buku tersebut benar-benar tidak sesuai kebutuhan atau minat, kamu bisa menyimpannya untuk dibaca lagi di lain waktu atau memilih buku lain.
Tujuan membaca bukan sekadar mengumpulkan jumlah buku yang selesai, tetapi mendapatkan pengetahuan, pengalaman, atau hiburan dari bacaan.
- Kurangi Godaan Membeli Buku Baru
Kalau setiap melihat rekomendasi buku langsung ingin membeli, coba kurangi pemicunya.
Unfollow akun yang terlalu sering membuatmu impulsif membeli, batasi melihat promo buku, atau buat anggaran khusus untuk membeli buku.
Bukan berarti harus berhenti membeli buku, tetapi memberi kesempatan pada diri sendiri untuk membaca koleksi yang sudah dimiliki.
Kesimpulan
Satu buku belum selesai tetapi sudah membeli buku baru adalah kebiasaan yang cukup mudah terjadi, terutama ketika banyak buku menarik bermunculan.
Solusinya tidak harus berhenti membeli buku. Cobalah membaca lebih konsisten, membuat target sederhana, memilih buku sesuai minat, dan memberi jeda sebelum membeli buku baru.
Karena memiliki banyak buku memang menyenangkan, tetapi akan jauh lebih menyenangkan jika buku-buku tersebut benar-benar dibaca.
Daftar Pustaka
Lena, M. S., Sartono, S., Noraslinda, N., & Wahyuli, D. P. (2023). Analisis faktor penyebab kurangnya minat baca siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2).
Putri, K. I. M., Tantra, D. K., & Marsakawati, N. P. E. (2021). Contribution of reading habit, reading interest, reading motivation, reading self-efficacy to the students’ reading comprehension in senior high school. Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia, 9(1). https://doi.org/10.23887/jpbi.v9i1.215
Salam, N., Hafifah, G. N., & Ihsan, P. (2025). The correlation between students reading motivation and reading habit on their reading comprehension. Scope: Journal of English Language Teaching.
Salam, S., Sartika, E., & Nasiru, L. O. G. (2023). Membangun kebiasaan membaca menuju masyarakat literat di Kecamatan Walea Besar Kabupaten Tojo Una-Una. Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2).
#bukubelumselesai #membacabuku #tipsmembaca #kebiasaanmembaca #koleksibuku #belibuku #rutinitasmembaca #minatbaca #literasi #tipsbuku
