Tiang Dan Atap Ditengah Badai

“Maukah kau menjadi Tiang dan Atapku agar aku bisa berdiri tegak?”
Sebuah janji yang diucapkan dengan kerendahan hati, namun mengandung kekuatan yang sanggup melawan dunia. Ini adalah kisah tentang pilihan yang berani: seorang gadis yang sudah kenyang dengan kepahitan hidup memutuskan untuk menikahi Adi, seorang pria tunanetra. Ia melamarnya bukan dengan harta, melainkan dengan ketegasan hati.
Pernikahan mereka tidak disambut karangan bunga, melainkan air mata dan kekhawatiran yang tebal. Ujian datang, kesulitan finansial. Namun, badai yang sesungguhnya terjadi di suatu malam hujan, ketika keraguan orang tua memuncak menjadi tindakan nyata: pintu kamar dikunci, dan Adi diusir tanpa sepatah kata perpisahan dari istrinya.
Terperangkap dalam kesendirian, sang istri mengubah air mata menjadi tenaga. Ia bekerja siang dan malam, melawan makian, hingga di tengah keputusasaan, ia menekan kekuatan. Ketika Adi kembali, dan mereka bersatu, ia mengandung. Dalam doanya ia meminta sebuah tanda dari Tuhan. Sabilal Akbar lahir di bawah guyuran hujan menjadi validasi surgawi atas keyakinan yang tak pernah luntur. Keyakinan mereka membuat pengorbanan itu berbuah manis.
Tiang dan Atap di Tengah Badai adalah tentang ketulusan, sebuah memoar yang membuktikan bahwa cinta sejati bukanlah tentang pandangan mata, melainkan tentang keteguhan hati yang saling menopang. Kisah ini adalah bukti bahwa warisan terbaik bagi anak-anak bukanlah harta melainkan semangat pantang menyerah dari orang tua mereka.

Tiang Dan Atap Ditengah Badai
Penulis : Sundarni
Editor : Made
Layout : Atika Irmaa
Cover : Gilang
Diterbitkan dan Dicetak Oleh:
Cipta Media Nusantara (CMN), 2023
Anggota IKAPI: 270/JTI/2021
ISBN :
Xii + 78 Halaman, 14,5 cm x 20 cm
Terbit Pertama November 202

Harga: Rp59.000

Buku ini bisa di beli melalui link: Shopee  &  Tokopedia

Cek buku terbit lainnya di: https://ciptapublising.id/buku-terbit-2/

Leave a Comment