Rasa Lamongan: Menelusuri Rasa, Tradisi, Identitas, dan Perjalanan Kuliner Lamongan

Rp52.500

Apa yang membuat semangkuk Soto Lamongan dan sepiring Ayam Penyet mampu membawa nama sebuah daerah hingga ke berbagai penjuru Indonesia, bahkan ke luar negeri? Jawabannya ternyata bukan sekadar rasa. Di balik kuah kuning, koya yang gurih, sambal yang menggugah selera, dan lalapan sederhana, tersimpan perjalanan panjang tentang masyarakat pesisir, tradisi merantau, resep yang diwariskan dari dapur ke dapur, serta kegigihan para pedagang yang membawa nama Lamongan ke tempat-tempat jauh. Buku Rasa Lamongan mengajak pembaca menyusuri perjalanan tersebut—dari sebuah hidangan sederhana hingga menjadi identitas kuliner yang begitu kuat.

Description

Apa yang membuat semangkuk Soto Lamongan dan sepiring Ayam Penyet mampu membawa nama sebuah daerah hingga ke berbagai penjuru Indonesia, bahkan ke luar negeri? Jawabannya ternyata bukan sekadar rasa. Di balik kuah kuning, koya yang gurih, sambal yang menggugah selera, dan lalapan sederhana, tersimpan perjalanan panjang tentang masyarakat pesisir, tradisi merantau, resep yang diwariskan dari dapur ke dapur, serta kegigihan para pedagang yang membawa nama Lamongan ke tempat-tempat jauh. Buku Rasa Lamongan mengajak pembaca menyusuri perjalanan tersebut—dari sebuah hidangan sederhana hingga menjadi identitas kuliner yang begitu kuat.

Lebih dari sekadar buku tentang makanan, buku ini membuka cerita tentang bagaimana rasa terbentuk dari pertemuan antara alam, budaya, kreativitas, dan kehidupan masyarakat. Pembaca diajak mengenal rahasia cita rasa Lamongan, makna di balik Soto Lamongan dan Ayam Penyet, makanan sebagai identitas budaya, hingga filosofi kesederhanaan, kerja keras, kebersamaan, berbagi, dan rasa syukur yang hidup di balik sepiring makanan. Perjalanan itu kemudian berlanjut ke dunia usaha: bagaimana resep rumahan berkembang menjadi warung, bagaimana jaringan perantau menjadi kekuatan ekonomi, serta bagaimana kuliner Lamongan tumbuh menjadi bagian dari ekonomi kreatif.

Pada akhirnya, Rasa Lamongan bukan hanya bercerita tentang bagaimana mempertahankan sebuah resep, tetapi tentang bagaimana menjaga sebuah identitas agar tetap hidup di tengah perubahan zaman. Dilengkapi resep dan pembahasan standardisasi produk, buku ini juga melihat peluang generasi muda untuk membawa kuliner Lamongan ke ruang digital, pasar yang lebih luas, dan masa depan. Sebuah perjalanan dari rasa menuju cerita, dari tradisi menuju identitas, dan dari warung sederhana menuju peluang ekonomi—sekaligus sebuah penghormatan kepada para perantau yang telah membawa rasa kampung halaman ke mana pun mereka melangkah.

 

Rasa Lamongan: Menelusuri Rasa, Tradisi, Identitas, dan Perjalanan Kuliner Lamongan

Penulis : Nur Basuki & Ebta Sri Agustina
Editor : Maharani Dewi
Layout : Pradina Anugrah Anggraeni
Cover : Tiara Viona Veronica

Diterbitkan dan Dicetak Oleh:
Cipta Media Nusantara (CMN), 2026
Anggota IKAPI: 270/JTI/2021

ISBN:
viii + 94 Halaman, 14 cm x 21 cm
Terbit Pertama Oktober 2026

Additional information

Weight300 kg
Dimensions21 × 14 × 2 cm

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Rasa Lamongan: Menelusuri Rasa, Tradisi, Identitas, dan Perjalanan Kuliner Lamongan”