Menulis Buku Biografi Tokoh atau Autobiografi

Apakah Anda pernah membaca buku yang isinya menceritakan mengenai kisah hidup seseorang? Jika Anda menjawab ‘iya’ maka pastilah Anda telah membaca buku biografi atau autobiografi. Namun tahukah Anda? Meskipun sama-sama menceritakan kisah hidup seseorang, ternyata kedua jenis buku tersebut berbeda. Anda bisa mengetahui perbedaan kedua buku tersebut dengan melihat penulisnya. Jika kisah tokoh yang diceritakan di dalam buku ditulis oleh orang lain, maka buku tersebut dinamakan biografi. Dan sebaliknya, jika tokoh yang diceritakan ditulis oleh diri sendiri maka bisa dipastikan bahwa itulah buku autobiografi.

Lalu bagaimana jika Anda ingin menulis buku yang berisikan kisah hidup seorang tokoh atau bahkan menuliskan kisah hidup Anda sendiri? Maka tentu saja Anda perlu mengetahui bagaimana cara menulis biografi dan autobiografi yang benar sehingga dapat menghasilkan buku yang baik.

MENULIS BUKU BIOGRAFI

Biografi adalah menuliskan kisah hidup orang lain. Untuk itu ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan untuk menulis buku biografi ini.

  1. Menentukan Tokoh

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan siapa tokoh yang akan Anda tulis kisah hidupnya. Dalam memilih tokoh ini Anda perlu melakukan konfirmasi terlebih dahulu tokoh siapa yang hendak ditulis, apakah masih hidup atau sudah meninggal, bagimana izin dari keluarga atau orang terdekatnya, dan sebagainya.

  • Menentukan Bahan

Setelah menentukan tokoh yang dipilih, maka langkah berikutnya adalah mengumpulkan berbagai bahan yang dapat mendukung informasi di dalam teks biografi. Kumpulkan sebanyak dan selengkap mungkin bahan utama dan pendukung, baik itu berupa wawancara, informasi yang termuat pada buku maupun data lain yang menunjang.

  • Menemukan Fakta Utama

Setelah kedua langkah tadi dilakukan, selanjutnya Anda bisa melakukan riset untuk menemukan berbagai fakta dari tokoh yang memungkinkan untuk diangkat ke dalam biografi. Fakta tersebut dapat berupa fakta unuk, menarik, dan fakta penting lainnya mengenai kisah hidup tokoh yang diangkat ceritanya. Berbagai fakta tersebut penting untuk diungkapkan karena menjadi peristiwa penting yang memiliki dampak bagi tokoh yang diangkat.

  • Menentukan Bagian yang Penting

Selanjutnya, Anda harus menentukan bagian penting dari tokoh yang diangkat. Hal penting dari tokoh harus dituliskan secara kronologis untuk dapat memahami dan mengetahui indikator atau dapat mengurutkan secara runtut urutan peristiwa yang dialami tokoh.

  • Menentukan Daya Tarik Tokoh

Hal terakhir adalah Anda harus mampu untuk menonjolkan hal yang menjadi daya tarik dari tokoh. Anda harus memiliki argumen yang kuat mengapa tokoh tersebut penting untuk dikisahkan dan apa pentingnya bagi masyarakat atau pembaca, terlepas dari terkenal atau tidaknya tokoh tersebut. Sebagai contoh, Anda bisa menonjolkan dari segi pemikiran, karya, maupun keputusan besarnya.

MENULIS BUKU AUTOBIOGRAFI

Dalam perjalanan hidup, pada suatu momen Anda pasti memiliki pengalaman yang paling berkesan. Bagaimana Anda melewati kesulitan, kegagalan, sampai bisa meraih kesuksesan menjadi sangat menarik jika ditulis dalam sebuah catatan. Menulis riwayat hidup sendiri dinamakan autobiografi.

Berikut langkah yang bisa Anda gunakan dalam menulis autobiografi yang benar dan menarik.

  1. Membuat Garis Waktu

Sebelum menuliskan kisah Anda, terlebih dahulu Anda harus menentukan pengalaman hidup yang ingin ditulis. Masukkan tanggal dan peristiwa paling penting atau paling bersejarah yang pernah Anda lalui. Beberapa hal yang perlu ditulis dalam autobiografi meliputi sejarah keluarga, pengalaman penting masa kecil, remaja, hingga cerita saat menempuh pendidikan.

  • Mengidentifikasi Karakter Utama

Setiap cerita yang menarik selalu terdapat karakter utama yang menggerakkan alur. Karakter utama ini bisa datang dari keluarga, tokoh paling berpengaruh dalam hidup, atau mungkin musuh Anda. Mengidentifikasi karakter utama menjadi penting untuk dilakukan sebab bisa membuat alur cerita dalam autobiografi menarik

  • Pilih Peristiwa Penting

Ada banyak peristiwa yang terjadi selama hidup Anda. Yang perlu Anda lakukan adalah memilih peristiwa mana yang paling penting dalam hidup Anda. Jika harus menceritakan seluruh kisah perjalanan hidup Anda, tentu saja itu akan terlalu panjang dan membuat pembaca bosan. Peristiwa penting yang Anda alami dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para pembaca.

  • Menjadi Diri Sendiri

Salah satu alasan seseorang membaca autobiografi adalah untuk mendapatkan wawasan mengenai bagaimana rasanya menjadi orang lain. Oleh karena itu, usahakan gaya bahasa yang Anda gunakan mencerminkan karakter Anda sendiri. Tulislah seperti sedang membuka hati kepada teman terpercaya, dengan bahasa yang jelas, kuat, dan tidak terlalu banyak menggunakan kosa kata yang jarang Anda pakai.

  • Jujur Dan Terbuka

Salah satu ciri autobiografi yang baik adalah ketika penulis mengungkapkan peristiwa yang pernah dialaminya secara jujur dan terbuka. Meski tidak secara eksplisit, namun sangat penting bagi Anda untuk mengungkapkan kejujuran tentang beragam peristiwa secara keseluruhan. Bersikap jujur dan terbuka saat membuat autobiografi menjadi salah satu kunci agar tulisan Anda menarik.

Itulah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan jika ingin membuat karya biografi atau autobiografi yang benar dan dapat menarik minat pembaca.

Sumber

https://m.merdeka.com/jateng/5-cara-menulis-autobiografi-yang-baik-dan-menarik-mudah-dipraktikkan-kln.html?page=6

Leave a Comment