MENEMANI WAKTU LUANG DENGAN BIJAK: 10 REKOMENDASI BUKU TERBAIK YANG HARUS DIBACA

Waktu luang adalah kesempatan emas untuk memperkaya diri dan mengembangkan pengetahuan. Salah satu cara terbaik untuk mengisi waktu luang dengan bijak adalah melalui kegiatan membaca. Buku tidak hanya menjadi teman setia, tetapi juga sumber inspirasi tak terbatas. Berikut adalah 10 rekomendasi buku terbaik yang harus dibaca untuk memanfaatkan waktu luang dengan bijak:

Laut Bercerita – Leila S. Chudori

Judul: Laut Bercerita

Penulis: Leila S. Chudori

Tahun: 2017

Penerbit: Keperpustakaan Populer Gramedia

Jumlah Halaman: 394

Sinopsis

Jakarta, Maret 1998

Di sebuah senja, di sebuah rumah susun di Jakarta, mahasiswa bernama Biru Laut disergap empat lelaki tak dikenal. Bersama kawan-kawannya, Daniel Tumbuan, Sunu Dyantoro, Alex Perazon, dia dibawa ke sebuah tempat yang tak dikenal. Berbulan-bulan mereka disekap, diinterogasi, dipukul, ditendang, digantung, dan disetrum agara bersedia menjawab satu pertanyaan penting: siapakah yang berdiri di balik gerakan aktivis dan mahasiswa saat itu.

Jakarta, Juni 1998

Keluarga Arya Wibisono, seperti biasa, pada hari Minggu sore memasak bersama, menyediakan makanan kesukaan Biru Laut. Sang ayah akan meletakkan satu piring untuk dirinya, satu piring untuk sang ibu, Biru Laut, dan satu piring untuk si bungsu Asmara Jati. Mereka duduk menanti dan menanti. Tapi Biru Laut tak kunjung muncul.

Jakarta, 2000

Asmara Jati, adik Biru Laut, beserta Tim Komisi Orang Hilang yang dipimpin Aswin Pradana mencoba mencari jejak mereka yang hilang serta merekam dan mempelajari testimoni mereka yang kembali. Anjani, kekasih Laut, para orangtua dan istri aktivis yang hilang menuntut kejelasan tentang anggota keluarga mereka. Sementara Biru Laut, dari dasar laut yang sunyi bercerita kepada kita, kepada dunia tentang apa yang terjadi pada dirinya dan kawan-kawannya.

Laut Bercerita, novel terbaru Leila S. Chudori, bertutur tentang kisah keluarga yang kehilangan, sekumpulan sahabat yang merasakan kekosongan di dada, sekelompok orang yang gemar menyiksa dan lancar berkhianat, sejumlah keluarga yang mencari kejelasan makam anaknya, dan tentang cinta yang tak akan luntur.

Cantik Itu Luka – Eka Kurniawan

Judul: Cantik Itu Luka

Penulis: Eka Kurniawan

Tahun: 2018

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Jumlah Halaman: 520

Sinopsis

Di satu sore, seorang perempuan bangkit dari kuburannya setelah dua puluh satu tahun kematian. Kebangkitannya menguak kutukan dan tragedi keluarga, yang terentang sejak akhir masa kolonial. Perpaduan antara epik keluarga yang dibalut romans, kisah hantu, kekejaman politik, mitologi, dan petualangan. Dari kekasih yang lenyap ditelan kabut hingga seorang ibu yang menginginkan bayi buruk rupa.

Lebih Senyap dari Bisikkan – Andina Dwifatma

Judul: Lebih Senyap dari Bisikkan

Penulis: Andina Dwifatma

Tahun: 2021

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Jumlah Halaman: 164

Sinopsis

Di akhirat nanti, kalau aku ketemu Tuhan, akan kutanyakan kenapa Dia bikin tubuh perempuan seperti makanan kaleng. Kubayangkan di bawah pusar atau pantatku ada tulisan: Best Before: Mei 2026.

Amara dan Baron dikepung pertanyaan mengapa belum punya anak. Aneka usaha untuk hamil nyatanya telah mereka lakukan, dari yang normal hingga ekstrem. Namun, persoalan tidak selesai tatkala Amara hamil dan melahirkan. Ada yang tidak ditulis di buku panduan menjadi orang tua, ada yang tidak pernah disampaikan di utas Program Hamil.

Lebih Senyap dari Bisikan merupakan novel kedua Andina Dwifatma, setelah Semusim, dan Semusim Lagi (2013)— pemenang Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta. Novel ini membuka mata pembaca dengan kisah Amara dan pahit manis kehidupan perempuan dalam menemukan apa yang berharga.

Aliansi Monyet Putih – Ramayda Akmal

Judul: Aliansi Monyet Putih

Penulis: Ramayda Akmal

Tahun: 2022

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Jumlah Halaman: 132

Sinopsis

Aliansi Monyet Putih adalah kumpulan cerpen Ramayda Akmal yang memotret keterasingan para pendatang di Jerman. Mengetengahkan pertanyaan apakah nilai kemanusiaan universal, atau tetap terbatasi oleh wilayah, suku, warna kulit, dan identitas-identitas lainnya.

Kisah-kisah dalam buku ini adalah potret para pendatang di Jerman. Mereka menghadapi kehidupan serbasulit dan tidak memiliki kesempatan berkompetisi secara adil. Di sisi lain, banyak juga yang kerap mendapatkan pemakluman sebab dianggap lemah dan warga kelas dua yang tidak menjadi masalah bila sesekali salah. Ketika dunia sudah tanpa pagar, mengapa kemanusiaan masih harus dipagari warna kulit, etnis, dan asal negara.

Dalam novel ini Ayda menulis tentang tokoh utama berdarah Indonesia yang memiliki problem tinggal di Jerman. Topiknya terasa relevan dengan keadaan. Termasuk kondisi pandemi ini. Imigran, pelajar, pekerja dari negara di luar Jerman harus berusaha keras agar izin tinggalnya bisa diperpanjang. Atau agar beasiswanya tetap mengucur. Rupa-rupa usaha itu ditangkap oleh Ayda menjadi cerita yang tak membosankan.

Kapan Nanti – Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

Judul: Kapan Nanti

Penulis: Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

Tahun: 2023

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Jumlah Halaman: 142

Sinopsis

Kami menyukai hari-hari di ruang cuci. Kami masuk dalam keadaan kotor dan keluar dengan tangan-tangan yang bersih. Suara-suara pelan memantul di dinding ruang cuci, tapi tidak ada yang perlu bicara karena kata-kata akan ditelan suara mesin yang bergetar menabrak dinding-dinding dan menggilas lantai-lantai. Di dalam ruang cuci, kami ditelan dan ditenggelamkan dan dimuntahkan kembali dengan kotoran badan kami terkubur di dalam wadah penyucian. Kami keluar dari sini, kami putih. Di ruang cuci, kami sunyi.

Kapan Nanti berisi delapan cerita penuh keajaiban. Kita akan diajak ke pojok ruang cuci, ke hutan yang dari antara pepohonan tinggi muncul wanita kecil bertopeng kelinci, juga mengikuti kisah Kin yang menggunakan kartu kredit orang tua untuk membeli one way ticket dan melancong salah satu keluarga Kin. Tidak biasa dan memantik imajinasi.

Tiga dalam Kayu – Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

Judul: Tiga Dalam Kayu

Penulis: Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

Tahun: 2022

Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia

Jumlah Halaman: 168

Sinopsis

Di masa depan, perpustakaan tak ubahnya pekuburan prehistoris. Di sanalah kita bertemu dengan seorang gadis, dan sebelas buku yang menceritakan sejarah dengan cara masing-masing. Cerita dalam buku-buku itu sering terasa ganjil, kadang terasa begitu asing, kadang pula sebaliknya: terasa dekat, seperti kita tahu tentang apa sebetulnya cerita-cerita itu. Setiap buku menyajikan cerita yang sepenuhnya berlainan dari buku lain, tetapi kita–sebagaimana gadis itu–tahu bahwa ada satu hal yang menghubungkan sebelas buku itu. Selanjutnya, kita diajak tenggelam dalam dunia di luar buku yang tak kalah ganjil, asing, dan dekat.

Ide-ide ganjil, brutal, serta penulisan yang apik menjadikan buku Tiga dalam Kayu buku yang membingungkan namun menarik bagi kebanyakan orang. Sesuai rating, buku ini baik dibaca untuk 18 tahun ke atas.

Aroma Karsa – Dee Lestari

Judul: Aroma Karsa

Penulis: Dee Lestari

Tahun: 2018

Penerbit: Bentang Pustaka

Jumlah Halaman: 724

Sinopsis

Dari sebuah lontar kuno, Raras Prayagung mengetahui bahwa Puspa Karsa yang dikenalnya sebagai dongeng, ternyata tanaman sungguhan yang tersembunyi di tempat rahasia. Obsesi Raras untuk memburu dan menemukan Puspa Karsa, bunga sakti yang konon mampu mengendalikan kehendak dan hanya bisa diidentifikasi melalui aroma, mempertemukannya dengan Jati Wesi.

Jati memiliki penciuman yang luar biasa. Di TPA Bantar Gebang, tempatnya tumbuh besar, ia dijuluki si Hidung Tikus. Dari berbagai pekerjaan yang dilakoninya untuk bertahan hidup, satu yang paling Jati banggakan, yakni meracik parfum. Kemampuan penciuman Jati ini mampu memikat Raras yang ingin mencari Puspa Karsa.

Demi bisa lebih dekat dengan Jati dan memanfaatkan kemampuan Jati, Raras bahkan mempekerjakan Jati di perusahaannya. Raras juga turut mengundang Jati masuk ke dalam kehidupan pribadinya. Bertemulah Jati dengan Tanaya Suma, anak tunggal Raras, yang memiliki kemampuan serupa dengannya.

Semakin jauh Jati terlibat dengan keluarga Prayagung dan Puspa Karsa, semakin banyak misteri yang ia temukan, tentang dirinya dan masa lalu yang tak pernah ia tahu. Akan kah semua misteri dibalik kehidupan Jati, niat Raras, dan keajaiban bunga Puspa Karsa terungkap? Ungkap semua rahasia dalam novel misteri Aroma Karsa karya Dee Lestari dengan edisi tanda tangan.

Entrok – Okky Madasari

Judul: Entrok

Penulis: Okky Madasari

Tahun: 2013

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Jumlah Halaman: 286

Sinopsis

“Marni, perempuan Jawa buta huruf yang masih memuja leluhur. Melalui sesajen dia menemukan dewa-dewanya, memanjatkan harapannya. Tak pernah dia mengenal Tuhan yang datang dari negeri nun jauh di sana. Dengan caranya sendiri dia mempertahankan hidup. Menukar keringat dengan sepeser demi sepeser uang. Adakah yang salah selama dia tidak mencuri, menipu, atau membunuh?

Rahayu, anak Marni. Generasi baru yang dibentuk oleh sekolah dan berbagai kemudahan hidup. Pemeluk agama Tuhan yang taat. Penjunjung akal sehat. Berdiri tegak melawan leluhur, sekalipun ibu kandungnya sendiri.

Adakah yang salah jika mereka berbeda?

Marni dan Rahayu, dua orang yang terikat darah namun menjadi orang asing bagi satu sama lain selama bertahun-tahun. Bagi Marni, Rahayu adalah manusia tak punya jiwa. Bagi Rahayu, Marni adalah pendosa. Keduanya hidup dalam pemikiran masing-masing tanpa pernah ada titik temu.

Lalu bunyi sepatu-sepatu tinggi itu, yang senantiasa mengganggu dan merusak jiwa. Mereka menjadi penguasa masa, yang memainkan kuasa sesuai keinginan. Mengubah warna langit dan sawah menjadi merah, mengubah darah menjadi kuning. Senapan teracung di mana-mana.

Marni dan Rahayu, dua generasi yang tak pernah bisa mengerti, akhirnya menyadari ada satu titik singgung dalam hidup mereka. Keduanya sama-sama menjadi korban orang-orang yang punya kuasa, sama-sama melawan senjata.

Sihir Perempuan – Intan Paramadhita

Judul: Sihir Perempuan

Penulis: Okky Madasari

Tahun: 2017

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Jumlah Halaman: 170

Sinopsis

Sihir Perempuan adalah kumpulan dongeng gelap tentang perempuan-perempuan yang tak patuh. Perempuan bisa menjadi apa saja: ibu, anak, karyawati yang baik, hingga boneka porselen. Namun dalam buku yang menghadirkan 11 cerita pendek ini, peran-peran yang seharusnya nyaman justru diteror oleh lanskap kelam penuh hantu gentayangan, vampir, dan pembunuh. Di sinilah perempuan dan pengalamannya yang beriak dan berdarah terpintal dalam kegelapan.

Dalam Sihir Perempuan, Intan Paramaditha mengolah genre horor, mitos, dan cerita-cerita lama dengan perspektif feminis. Buku ini meraih penghargaan 5 besar Khatulistiwa Literary Award (Kusala Sastra Khatulistiwa) di tahun 2005. Setelah 12 tahun, Sihir Perempuan diterbitkan ulang dengan kemasan baru dan ilustrasi untuk tiap cerita oleh Muhammad Taufi q (Emte).

La Barka – Nh. Dini

Judul: La Barka

Penulis: Nh. Dini

Tahun: 2019

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Jumlah Halaman: 248

Sinopsis

Apakah sebenarnya yang kuketahui dalam hidup ini? Perkawinanku pun tidak mengajariku banyak hal. Hanya dari buku-buku aku membacanya.

Sampai kemudian datang saatnya, ketika kuketahui suamiku tidak setia terhadapku. Tak dapat kuingat perasaan yang kutanggung pada waktu itu. Cemburu? Aku tidak tahu, apakah itu dapat dikatakan cemburu. Itu adalah semacam cubitan yang menggugah, yang membangunkan dari rasa mengantuk. Sakit, tapi hanya sedetik dan seketika itu. Yang menyusul kemudian adalah penyesalan yang hampir mendekati kemarahan karena dicubit dan dibangunkan.

La Barka berisi catatan harian Rina, perempuan Indonesia yang menikah dengan lelaki Prancis. Nyatanya, keluarga yang diidam-idamkan tak juga dimiliki. Dalam proses perceraian, Rina pergi ke Provence, Prancis Selatan. Dia tinggal di La Barka, rumah Monique, sahabatnya. Di sana, Rina tak hanya mencurahkan semua kegundahan, tetapi juga menangkap kisah perempuan-perempuan yang dia temui di La Barka. Tak luput, Robert, lelaki terpelajar yang hampir 10 tahun lebih muda yang menyukai pesona ketimuran Rina. Kisah-kisah di La Barka tak bisa dianggap sekadar lalu, ada suara pilu perempuan yang sering dianggap tabu. (PA)

Referensi: https://www.gramedia.com/

Leave a Comment