4 Jenis Karya Tulis Ilmiah yang Wajib Dikuasai oleh Mahasiswa

4 Jenis Karya Tulis Ilmiah yang Wajib Dikuasai oleh Mahasiswa

Dunia mahasiswa tidak pernah jauh dari penugasan, baik berupa praktikum lapang, diskusi, atau membuat karya tulis ilmiah. Ketiga tugas tersebut nyaris ditemui setiap minggu. Setiap mata kuliah rata-rata diberikan tugas praktikum lapang secara berkelompok dengan luaran berupa laporan penelitian.

Laporan penelitian termasuk salah satu jenis karya tulis ilmiah. Sebenarnya sangat banyak jenis karya tulis ilmiah yang ada dalam dunia perkuliahan. Namun, kampus tidak mewajibkan mahasiswanya untuk menguasai semua jenis, hanya beberapa jenis saja yang diwajibkan sebagai syarat kelulusan. Secara umum, beberapa jenis karya tulis ilmiah yang wajib dikuasai adalah esai, artikel ilmiah, makalah, dan laporan penelitian.

  1. Esai

Esai merupakan salah satu jenis karya tulis ilmiah yang di dalamnya berisi opini. Esai menggambarkan tentang pendapat, ide, atau gagasan. Wijayanti (2012) mendefinisikan esai sebagai karya tulis ilmiah yang menyampaikan mengenai kejadian di dalam kehidupan masyarakat atau lingkungan, baik berupa fakta maupun pengalaman. Secara umum, esai didefinisikan sebagai tulisan yang menyampaikan rangkaian pemikiran, gagasan atas peristiwa atau gejala.

Seperti karya tulis ilmiah pada umumnya, esai juga memiliki sistematika penulisan yang menjadi acuan. Dengan demikian, esai harus ditulis sesuai dengan sistematika yang berlaku. Esai berbentuk prosa serta hanya memfokuskan pada hal-hal yang menarik dari topik yang sedang dibahas. Esai dipaparkan secara singkat, sehingga dapat langsung dibaca sampai tuntas. Dalam perkuliahan, esai biasa diberikan sebagai tugas harian.

  • Artikel Ilmiah

Meski sekilas terlihat mirip, tetapi artikel ilmiah berbeda dari esai. Jika esai menyampaikan tentang opini, artikel ilmiah memaparkan fakta yang nyata terjadi serta didukung dengan data. Gambaran dalam artikel ilmiah adalah objektif, didasarkan pada apa yang menjadi pokok pembahasan.

Artikel ilmiah menggunakan bahasa yang formal serta bersifat rasional dan kritis. Karakteristik lain dari artikel ilmiah adalah memiliki sumber data serta didukung oleh referensi berupa buku atau dokumentasi. Karya tulis ilmiah dalam bentuk artikel juga biasa diberikan untuk tugas umum maupun ujian.

  • Makalah

Bentuk Karya tulis ilmiah lain yang sering digunakan sebagai bahan penugasan adalah makalah. Makalah merupakan bentuk tulisan yang dibuat untuk menghasilkan gagasan. Isi makalah dapat diperoleh melalui studi literatur seperti buku, jurnal, kabar berita, dan lain-lain. Makalah tidak mengharuskan penulis untuk terjun lapang secara langsung.

Struktur penulisan makalah lebih sistematis dan panjang, tidak seperti esai maupun artikel ilmiah. Bagian-bagian wajib yang harus tercantum dalam makalah adalah pendahuluan, isi, penutup, dan daftar pustaka. Pendahuluan berisi latar belakang, rumusan masalah, dan tujuan penulisan. Bagian isi menjelaskan topik permasalahan secara urut. Penutup berisi kesimpulan dari pembahasan serta saran yang dapat diajukan. Terakhir adalah daftar pustaka yang memuat sumber rujukan.

  • Laporan Penelitian

Laporan penelitian disusun setelah kegiatan penelitian berlangsung, baik penelitian lapang maupun dalam laboratorium. Laporan penelitian berisi hasil dari penelitian yang telah dilakukan dengan mengorelasikan pada teori. Hasil yang ditulis dalam laporan penelitian berupa pengujian hipotesis atau jawaban dari rumusan masalah yang ingin diketahui.

Secara struktur, laporan penelitian berisi bagian pendahuluan, tinjauan pustaka, gambaran wilayah penelitian, pembahasan, penutup, dan daftar isi. Struktur tersebut lebih kompleks daripada makalah karena harus menyertakan kajian pustaka, metode penelitian, serta deskripsi wilayah. Laporan penelitian dapat diberikan sebagai tugas per semester atau untuk syarat kelulusan (skripsi, thesis, dan disertasi).

Leave a Comment