Bahan Bakar Biomassa

Biomassa adalah suatu zat yang umumnya diperoleh secara langsung atau tidak langsung dari tumbuhan dan dapat digunakan dalam jumlah besar untuk energi dan bahan. Basis sumber daya biomassa mencakup ratusan jenis tanaman, spesies laut, berbagai sisa pertanian, kehutanan, limbah proses industri, limbah sisa rumah tangga, dan kotoran hewan. Secara spesifik, biomassa dapat berasal dari kayu, jerami, sekam padi, eceng gondok, serbuk gergaji, rumput napia, dan ganggang raksasa. Secara umum biomassa mengandung unsur kimia seperti karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), nitrogen (N), belerang (S), abu dan air. Ketersediaan unsur-unsur tersebut menjadikan biomassa sebagai sumber energi terbarukan yang kaya akan karbon yang tidak sama dengan sumber daya alam lainnya.

Penggunaan biomassa bersama tenaga surya, energi angin, dan energi panas bumi menciptakan energi baru yang lebih ramah lingkungan. Energi ini akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pasokan energi untuk ke depannya. Penggunaan biomassa juga berkontribusi terhadap emisi gas rumah kaca dunia. Kondisi yang harus diperhatikan adalah menjaga keseimbangan antara panen dan pertumbuhan sumber tanaman agar tetap melindungi siklus lingkungan lahan pertanian atau perkebunan.

Buku Biomassa ini ditulis dengan harapan pembaca mempunyai wawasan terkait konversi biomass menjadi energi serta permasalahan ekonomis dan lingkungan yang menyertai produksi biomassa. Bab 1 dan 2 membahas biomassa, baik definisi, sejarah, keuntungan, klasifikasi, sumber, dan siklus karbon. Pada bab 4 menyajikan jenis-jenis dan proses konversi termokimia biomassa yaitu pembakaran, gasifikasi, pirolisis, dan karbonisasi. Pada bab 5 menyajikan konversi biokimia biomassa. Sedangkan pada bab 6 membahas pengembangan sistem untuk keberlanjutan, LCA dan efisiensi energi. Di akhir buku ini, pada Bab 7 memaparkan pemanfaatan biomassa khususnya biometani pada skala kecil dan skala besar.

Leave a Comment